Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

“Api Boleh Padam, Luka Sosial Akan Abadi”: Bupati Kediri Mas Dhito Meratap, 123 Pelaku Diamankan

A. Daroini
×

“Api Boleh Padam, Luka Sosial Akan Abadi”: Bupati Kediri Mas Dhito Meratap, 123 Pelaku Diamankan

Sebarkan artikel ini
Bupati Kediri Mas Dhito Meratap, 123 Pelaku Diamankan

Kediri, Memo

Sisa-sisa amuk massa yang menghanguskan sejumlah fasilitas publik di Kediri menyisakan duka mendalam. Di tengah puing-puing Kantor Pemerintah Kabupaten yang hangus, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan pesan emosional.

Baca Juga: Kesaksian Dua Kades Yakinkan, Skandal Suap Perangkat Desa Kediri Libatkan Forkopimcam

Ia menyebut kehancuran yang terjadi tidak hanya merusak gedung, tetapi juga melukai hati seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Ironisnya, di saat yang sama, pihak kepolisian mengumumkan penangkapan 123 pelaku, sebagian besar di antaranya adalah pelajar dan anak-anak di bawah umur.

Dengan wajah prihatin, Mas Dhito, sapaan akrab Bupati, mengungkapkan bahwa kehancuran ini lebih dari sekadar kerugian material. “Yang hancur bukan hanya gedung, tapi juga hati kami semua,” ujarnya, Minggu sore (31/8/2025).

Baca Juga: Hakim Tipikor Surabaya Tegur Eks Camat Ngancar Kediri Karena Berkelit Soal Aliran Dana Suap

Ia menambahkan bahwa meskipun api telah padam, dampak sosial dari peristiwa ini akan membutuhkan waktu lama untuk pulih.

Kerusakan masif terjadi di 18 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk kantor bupati, DPRD, Inspektorat, dan Bappeda. Berkas-berkas penting yang menjadi tulang punggung pelayanan publik, seperti dokumen kepegawaian dan data bantuan sosial, kini hanya menjadi abu.

Baca Juga: Kasus Korupsi Gratifikasi Perangkat Desa Kediri Menyeret Nama Kepala Dinas Sosial Subur Widono

Yang paling memilukan, amukan massa juga merusak Museum Bhagawa Tabari, tempat sejarah Kediri dijaga. Artefak berharga seperti fragmen kepala Ganesha, arca Bodhisattwa, dan kain batik dilaporkan hilang.