Example floating
Example floating
Hukum

Detik-Detik Tragis Kepala Cabang Bank BUMN Diculik, Jenazah Ditemukan Terikat di Lahan Terbuka

Ferdi Ragil
×

Detik-Detik Tragis Kepala Cabang Bank BUMN Diculik, Jenazah Ditemukan Terikat di Lahan Terbuka

Sebarkan artikel ini
Detik-Detik Tragis Kepala Cabang Bank BUMN Diculik, Jenazah Ditemukan Terikat di Lahan Terbuka

Bekasi, Memo
Sebuah kasus penculikan yang berakhir tragis menggemparkan publik setelah Muhammad Ilham Pradipta, seorang kepala kantor cabang Bank BUMN, ditemukan tak bernyawa pada Kamis pagi.

Jenazah pria berusia 30-an itu ditemukan warga di lahan terbuka di Kampung Karangsambung, Serang Baru, Bekasi, dalam kondisi mengenaskan: mulutnya terlakban dan kedua kakinya terikat.

Baca Juga: Dua Kades di Kediri Nyaris Bentrok, Dituding Bawa Uang Suap Perangkat Desa, Kades Jabon Febriyanto Emosi

Penemuan ini mengakhiri pencarian yang dimulai sejak Rabu sore, ketika Ilham diculik secara paksa dari sebuah area parkir di Jakarta Timur.

Kisah tragis ini bermula di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu sore. Rekaman CCTV yang kini menjadi barang bukti utama menunjukkan detik-detik menegangkan ketika Ilham baru saja keluar dari mobilnya. Dalam hitungan detik, sebuah mobil minibus putih yang sengaja diparkir di dekatnya langsung disergap.

Baca Juga: Misteri Sosok Guru Dalam Skandal Manipulasi Naskah Ujian Dan Sistem CAT

Dua pria bertubuh tegap mendorongnya secara paksa masuk ke dalam mobil, sementara rekan korban yang berada di lokasi sempat berupaya mencegah, namun tak berdaya. Mobil penculik langsung tancap gas, meninggalkan lokasi kejadian dengan cepat, menyisakan kebingungan dan kekhawatiran bagi rekan-rekannya.

Harapan untuk menemukan Ilham dalam keadaan selamat pupus saat keesokan harinya, warga Bekasi menemukan jasadnya di sebuah lahan kosong. Petugas Polsek Serang Baru yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ditemukan adanya luka memar pada tubuh korban, mengindikasikan adanya perlawanan atau penganiayaan sebelum tewas. Jenazah Ilham kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses autopsi.

Baca Juga: Jejak Kasus Korupsi Kuota Haji Berujung Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas

Mendengar kabar duka ini, pihak keluarga langsung mendatangi rumah sakit. Mereka tidak menyangka korban tewas terbunuh, mengingat korban dikenal sebagai sosok yang baik hati dan ramah oleh rekan-rekannya.

Sang istri, yang pertama kali menyadari hilangnya Ilham, menelepon keluarga dan mengonfirmasi penculikan setelah melihat rekaman CCTV. Pihak keluarga berharap seluruh pelaku dapat segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya.

Tak butuh waktu lama, tim gabungan dari Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil bergerak cepat. Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Resviardi Marasabesi, mengonfirmasi penangkapan empat pelaku.

Tiga di antaranya dibekuk di Jakarta, sementara satu pelaku lainnya ditangkap saat hendak melarikan diri ke Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui jalur udara. Meski demikian, polisi menyebut masih ada pelaku lain yang kini masuk dalam daftar buronan, termasuk sang otak di balik pembunuhan keji ini.

Hingga saat ini, motif di balik penculikan dan pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta masih menjadi teka-teki. Polisi masih mendalami kasus ini dan belum bisa memberikan keterangan rinci, termasuk apakah ada barang berharga korban yang hilang.

Pihak kepolisian meminta publik bersabar sembari menunggu hasil pemeriksaan intensif terhadap para pelaku yang sudah ditangkap. Direktur Utama Bank BUMN tempat korban bekerja juga meminta pihak kepolisian untuk terus mengusut tuntas kasus ini, agar motif sebenarnya dapat terungkap dan para pelaku kejahatan dapat diadili.