Kediri, Memo
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri terus menambah jumlah Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperluas cakupan Program Makan Bergizi (MBG). Saat ini, beberapa dapur sudah beroperasi, dan penambahan fasilitas baru sedang diupayakan.
Baca Juga: Ketua LPPM Unisma Mengaku Tak Tahu Teknis Ujian Perangkat Desa Kabupaten Kediri yang Berujung Gagal
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokh. Muhsin, menjelaskan bahwa Dapur SPPG yang sedang berjalan saat ini berada di Kecamatan Papar (Desa Tanon), Grogol, dan Gampengrejo. Beberapa dapur lainnya juga berlokasi di Kecamatan Pare.
Untuk mempercepat penambahan fasilitas, Pemkab Kediri menawarkan lahan kosong milik sekolah dasar (SD) kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk pembangunan Dapur SPPG.
Baca Juga: Ikbal Sermaf Sebut Ada Aktor Intelektual Dibalik Kasus Suap Perangkat Desa Kediri
“Kami sudah menyiapkan lahan, dan tiga lokasi sudah disurvei BGN,” kata Muhsin di Kabupaten Kediri, Kamis (21/8/2025).
Ketiga lokasi tersebut adalah di Desa Tanon (Papar), Desa Kawedusan (Kandat), dan satu lokasi lagi yang diajukan. Muhsin menyebut satu lokasi lainnya tidak lolos karena berdekatan dengan kandang sapi. Sementara itu, untuk tiga titik yang disetujui, BGN meminta agar lahan segera diratakan untuk memulai proses pembangunan.
Muhsin berharap setiap Dapur SPPG dapat memproduksi sekitar 3.000 porsi makanan untuk Program MBG. Ia menambahkan, saat ini jumlah penerima manfaat program di Kabupaten Kediri masih sekitar separuh lebih dari total siswa yang ada, karena keterbatasan jumlah dapur. Dengan penambahan ini, diharapkan semakin banyak siswa yang dapat merasakan manfaat program.












