“Kami sudah menyiapkan lahan, dan tiga lokasi sudah disurvei BGN,” kata Muhsin di Kabupaten Kediri, Kamis (21/8/2025).
Ketiga lokasi tersebut adalah di Desa Tanon (Papar), Desa Kawedusan (Kandat), dan satu lokasi lagi yang diajukan. Muhsin menyebut satu lokasi lainnya tidak lolos karena berdekatan dengan kandang sapi. Sementara itu, untuk tiga titik yang disetujui, BGN meminta agar lahan segera diratakan untuk memulai proses pembangunan.
Baca Juga: KPK Selidiki Asal Muasal Uang Setoran Belasan Kepala Dinas Untuk Bupati Tulungagung
Muhsin berharap setiap Dapur SPPG dapat memproduksi sekitar 3.000 porsi makanan untuk Program MBG. Ia menambahkan, saat ini jumlah penerima manfaat program di Kabupaten Kediri masih sekitar separuh lebih dari total siswa yang ada, karena keterbatasan jumlah dapur. Dengan penambahan ini, diharapkan semakin banyak siswa yang dapat merasakan manfaat program.












