NGANJUK, MEMO – Ada kejadian luar biasa di Kabupaten Nganjuk. Bermula dari persoalan program ” bedah rumah ” endingnya berujung perang Mahabarata antar dua mantan pentolan aktivis senior era 90 an.
Mereka adalah Murjito Tekek versus Dasar Pamungkas. Keduanya dikenal publik waktu itu adalah mantan seorang jurnalis juga LSM di era Bupati Nganjuk R.Soetrisno.
Baca Juga: Team Baksos AWN Jadi Burbershop Dadakan, Tiga ODGJ Jalanan Dicukur Rapi

Nama dua aktivis senior ini selama dua hari berturut turut mulai hari Kamis tanggal 14/08/3025 dan Hari Jumat tanggal 15/08/2025 sempat jadi tranding topik di sejumlah portal media online dan TV streaming.
Baca Juga: Kesandung Perkara Korupsi APBDES, Kades Dadapan Dituntut 1 Tahun 10 Bulan Penjara
Topiknya seputar Murjito Tekek secara resmi telah melaporkan Dasar Pamungkas ke Polres Nganjuk atas tuduhan telah melakukan pengancaman mengarah pada kekerasan lewat pesan suara ( voice note).

Baca Juga: Jelang Lebaran, Protes Jalan Rusak Jadi Trend Publik , Dinas PUPR Kewalahan Terima Laporan












