NGANJUK, MEMO – Tahapan proses penerimaan murid baru ( SPMB) di tingkat SMA/ SMK tahun ajaran 2025/2026 melalui tiga jalur seleksi sudah dinyatakan rampung.
Para siswa baru yang sudah resmi diterima di sekolah tujuan seluruhnya wajib melakukan daftar ulang.
Baca Juga: Urat Nadi Kemanusiaan AWN Belum Putus, Hari Ini Kirim Kasur Busa Untuk Sahra
Untuk jadwal daftar ulang jalur domisili dilaksanakan hari ini ( 30/06/2026) serentak di seluruh lembaga sekolah negeri ( SMA/SMK) se Jawa Timur.
Sementara untuk daftar ulang di jalur afirmasi dan prestasi akademik jadwalnya dilaksanakan lebih awal. Tepatnya pada tanggal 26-27 Juni 2025.
Baca Juga: Jelang Lebaran, 86 Lansia Miskin Di Kampungbaru Terima Bansos SARMUKO Dari TP - PKK Kabupaten
Meskipun tahapan SPMB sudah selesai, namun masih menyisakan persoalan di tengah masyarakat. Salah satunya yang ramai jadi protes masyarakat yaitu masalah seleksi jalur domisili.
Tidak sedikit dari masyarakat yang anaknya tidak lolos diterima melalui jalur domisili melampiaskan kekecewaanya dengan cara beragam. Ada yang protes lewat unggahan ke medsos. Juga ada yang nekat menggandeng kelompok aktifis untuk melakukan aksi unjuk rasa ke sekolah.
Baca Juga: Pengaburan Status Jalan Umum Di Desa Betet Akhirnya Terkuak, Begini Reaksi Warga......
Seperti halnya yang terjadi di SMAN 1 Patianrowo. Tepatnya pada hari Rabu (2/07/2025) mendatang dijadwalkan akan ada aksi unjuk rasa dari Forum Peduli Masyarakat Nganjuk di bawah kordinator Suyadi.
Dalam aksi itu sesuai dengan surat ijin demo menitikberatkan pada persoalan permintaan kepada sekolah untuk memprioritaskan para siswa pendaftar dari wilayah kecamatan Patianrowo bisa diterima di SMAN 1 Patianrowo melalui jalur domisili.
Dengan rencana aksi tersebut dibenarkan dan ditanggapi oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Patianrowo, Jainul Munadir,M.Pd.
Dalam penjelasanya, bahwa pelaksanaan penerimaan murid baru tahun ini khususnya di jalur domisili beda dengan tahun sebelumnya.












