NGANJUK , MEMO – Bagi masyarakat Jawa, momentum bulan Suro ( tahun Baru saka,red) dianggap bulan sakral. Beragam kegiatan adat dan tradisi kejawen digelar.
Mulai dari tirakatan, sarasehan kelompok penghayat sampai agenda grebeg suro juga di helat.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Seperti pada hari ini ( Sabtu,28/06/2025) atau memasuki hari ke dua bulan suro, Pemerintah Desa Pelem Kecamatan Kertosono, Nganjuk rayakan suroan dengan menggelar acara ” Kirab Gunungan Grebeg Suro”.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
Dalam acara tersebut dihadiri Bupati Nganjuk, Marhaen Jumadi dan jajaran Forpimcam Kecamatan Kertosono. Serta masyarakat desa setempat sebanyak 23 RT. Juga tidak ketinggalan dari lintas pergiruan silat di wilayah Kertosono juga tampak guyup rukun turun ke jalan meramaikan ” grebek suro”.
Secara simbolis, kirab gunungan grebeg suro diberangkatkan oleh Kang Marhaen dari halaman kantor kecamatan Kertosono menuju garis finish di area taman air mancur Kertosono .Tepatnya di utara traffic light perempatan jalan Raya Kertosono Surabaya sekitar pukul 08.30 WIB.
Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat

Ada tiga gunungan berbentuk kerucut yang di arak oleh kelompok pemuda berpakaian adat Jawa menyusuri jalan sejauh 700 meter. Ratusan masyarakat tumplek blek melihat jalannya arak arakan gunungan grebek suro. Sesekali bupati menyapa masyarakat Kertosono dengan melambaikan tangan dan melempar senyum dari atas mobil Jeep.
” Atas nama pemerintah daerah dan pribadi saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga bisa Istiqomah diadakan tahun tahun berikutnya sebagai destinasi wisata budaya,” ujar Marhaen Jumadi usai acara.

Sementara itu dikatakan Kepala Desa Pelem, Imam Hidayat Ari Wibowo menjelaskan kepada sejumlah awak media bahwa tema kegiatan tahun ini adalah menjunjung tinggi harkat dan martabat menuju desa Pelem sejati.
” Harapan saya semoga dengan acara ini bisa menjadikan ajang silahturohmi dan sebagai sarana edukasi budaya kepada generasi melinial,” tegas Imam Hidayat.
Untuk diketahui agenda ” Kirab Gunungan Grebeg Suro ” tahun ini memasuki tahun ke dua sejak kepemimpinanya kades Imam Hidayat. ( Adi )












