Kediri, Memo |
Dinas Kesehatan, Kabupaten Kediri, mengimbau masyarakat perlu mewaspadai penularan penyakit hepatitis. Hepatitis adalah peradangan pada hati yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi virus, penggunaan obat-obatan tertentu, konsumsi alkohol berlebihan, atau masalah autoimun.
dr. Bambang Triyono Putro, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P), Dinas Kesehatan, Kabupaten Kediri, Minggu (1/6/2025) menyampaikan, dalam penyakit Hepatitis terdapat beberapa jenis yaitu Hepatitis A, Hepatitis B dan Hepatitis C atau Hepatitis non A dan non B.
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif
“Hepatitis A penularannya melalui fecal oral, fecal itu feses oral itu mulut artinya karena kebersihan. Jadi ini banyak di asrama-asrama satu kena Hepatitis A satunya akan kena, kalau Hepatitis B dan Hepatitis C penularannya melalui darah. Hepatitis B yang biasa menjadi kulminan jadi kanker dan lain-lain, jadi perutnya besar Hepatitis B, Hepatitis C juga melalui darah dan sebenarnya lebih menular dibanding HIV,” ujarnya.
Ia menambahkan untuk penyakit Hepatitis A cenderung mudah sembuh, jika dibandingkan dengan jenis Hepatitis B dan Hepatitis C. Gejala awal dari penyakit Hepatitis dapat dilihat secara langsung yaitu mata dan telapak tangan berwarna kuning. Untuk tanda lainnya yang umum yaitu warna air kencing juga berwarna kuning seperti teh serta badan terasa lemas, letih dan lesu.
“Pengobatan penyakit Hepatitis yaitu dengan melakukan pemberian anti virus untuk pasien, namun yang utama untuk pengobatan penyakit hepatitis yaitu dengan meningkatkan kondisi tubuh, makan dengan gizi yang lengkap dan seimbang,” ucapnya.
Sedangkan pencegahan penyakit Hepatitis yaitu dapat melakukan beberapa upaya seperti mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun secara rutin terutama setelah beraktivitas di luar ruangan dan sebelum menyentuh makanan, kemudian tidak berbagi penggunaan barang-barang pribadi seperti alat cukur atau sikat gigi dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol serta tidak menggunakan NAPZA.
Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan
“Jadi bagaimana kita pencegahan, lagi-lagi kita bicara bagaimana penularannya. Kalau Hepatitis A menular melalui makanan ya sebaiknya disendirikan makanan dan minumannya, Hepatitis B dan C ya tidak harus disendirikan,” ujar dr. Bambang. ( Adv/Kominfo)












