MEMO.Malang: Dalam perayaan yang meriah, mahasiswa Unitri dari Nusa Tenggara Timur (NTT) bersatu dengan warga Desa Landungsari, Kabupaten Malang, untuk merayakan HUT RI yang ke-78 di Kampung Anti Narkoba Tirto Benar.
Acara ini tidak hanya memeriahkan hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi momen penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan masalah sosial lainnya yang semakin mendalam di wilayah tersebut.
Mahasiswa Unitri Rayakan HUT RI ke-78 Bersama Warga Landungsari, Malang
Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78 di Kampung Anti Narkoba Tirto Benar, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, sungguh membangkitkan semangat persatuan bersama Mahasiswa Unitri asal Nusa Tenggara Timur (NTT).
Momentum ini diberikan dukungan sepenuh hati oleh Polres Malang, dengan tujuan memperkuat ikatan emosional dan silaturahmi antara penduduk setempat dengan mahasiswa asal Indonesia Timur.
Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan
Polres Malang Sukses Membangun Kesadaran Anti Narkoba Bersama Generasi Muda
Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, menegaskan bahwa perayaan ini tak sekadar merayakan kemerdekaan Indonesia, melainkan juga sebagai wujud edukasi dan sosialisasi dari Polres Malang kepada mahasiswa Indonesia Timur yang menetap di Desa Landungsari.
“Tidak hanya merayakan kemerdekaan, kami juga ingin memberikan pemahaman kepada mahasiswa Indonesia Timur yang tinggal di Desa Landungsari agar mereka terhindar dari permasalahan penyalahgunaan narkoba, alkohol, dan tawuran, yang belakangan ini menjadi perhatian serius di sekitar wilayah ini,” ungkap Iptu Taufik ketika diwawancarai di Polres Malang, pada hari Minggu (3/9/2023).
Panggung hiburan yang dirancang khusus di Kampung Anti Narkoba Tirto Benar menjadi fokus utama dalam perayaan kali ini. Mahasiswa Unitri asal NTT tampil dengan seni budaya khas daerah mereka dan musik etnik yang memukau, berhasil menghibur semua hadirin. Mereka juga mempersembahkan lagu-lagu patriotik yang memacu semangat nasionalisme.
Tak hanya penampilan seni, acara ini juga melibatkan diskusi dan dialog langsung antara mahasiswa dan warga setempat. Ini merupakan momen berharga di mana warga dapat berbicara langsung dengan generasi muda yang memiliki pemahaman yang lebih dalam mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan masalah sosial lainnya.
“Semoga kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk menciptakan masyarakat yang lebih aman dan sejahtera,” sambung Taufik.
Perayaan HUT RI ke-78 di Kampung Anti Narkoba Tirto Benar ini tidak hanya sukses dalam menghibur penduduk setempat, melainkan juga telah meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerja sama antara kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat dalam mencegah permasalahan sosial yang merugikan.
“Dengan semangat nasionalisme dan tekad untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba dan tawuran semakin menguat di Kampung Anti Narkoba Tirto Benar, Desa Landungsari,” demikian Taufik mengakhiri.












