MEMO, Surabaya: Kontroversi muncul setelah PSSI mengeluarkan keputusan larangan bagi suporter untuk melakukan perjalanan away demi mendukung tim kesayangan mereka.
Persebaya, salah satu klub sepak bola ternama, merasa kecewa dengan keputusan tersebut.
Pelatih mereka, Aji Santoso, meskipun bisa menerima keputusan tersebut, juga memberikan pandangannya terkait larangan ini.
Artikel ini akan mengulas reaksi Persebaya dan Aji Santoso terhadap larangan suporter away serta alasan yang diberikan oleh PSSI.
Pelatih Persebaya Menerima Larangan Suporter Away: Pertimbangan dan Penyesuaian
Persebaya mengungkapkan rasa kecewa mereka terhadap keputusan PSSI yang melarang suporter untuk melakukan away.
Meskipun demikian, pelatih Persebaya, Aji Santoso, juga menyatakan bahwa mereka dapat menerima keputusan tersebut karena sudah menjadi keputusan federasi setelah melalui pertimbangan yang matang.
Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan
“Ajang kompetisi tidak dapat dihadiri oleh suporter saat bermain away, tentu saja federasi sudah mempertimbangkan alasan di balik hal tersebut. Saya membaca bahwa alasan yang diberikan cukup rasional karena intensitas kompetisi pada tahun 2024 cukup tinggi. Kami bisa menerima hal ini, yang penting adalah bagaimana pertandingan dapat berjalan dengan seru,” jelas Aji Santoso kepada media menjelang pertandingan melawan Persis Solo.
Di sisi lain, salah satu pentolan Bonek yang akrab disapa Cak Tessy juga menyayangkan keputusan tersebut.
Menurutnya, hal ini sangat mengecewakan karena suporter tidak dapat mendukung secara langsung.
Padahal, kehadiran suporter tidak hanya memberikan motivasi bagi tim, tetapi juga membangun hubungan baik antara suporter.
“Sangat kecewa, kami sebagai suporter harus dapat menjalin silaturahmi dengan sesama suporter agar tidak terjadi konflik seperti yang terjadi pada tanggal 2 Juli di Solo, di mana kami tidak dapat hadir secara langsung padahal hubungan antara kedua suporter sudah baik. Jika tim bermain tanpa dukungan suporter, performa tim tidak akan maksimal,” ujar Cak Tessy.
Alasan Rasional di Balik Larangan Suporter Away: Penjelasan Ketua Umum PSSI
Sementara itu, saat berkunjung ke Surabaya, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan alasan di balik larangan bagi suporter untuk datang ke stadion ketika tim mereka berlaga di kandang lawan atau away.
Hal ini dikarenakan sepak bola Indonesia masih dalam masa transisi setelah terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.
Dalam artikel ini, Persebaya menyampaikan rasa kecewa mereka terhadap larangan suporter away yang diberlakukan oleh PSSI.
Meskipun begitu, Aji Santoso, pelatih Persebaya, menyatakan bahwa mereka bisa menerima keputusan tersebut karena sudah menjadi keputusan federasi.
Cak Tessy, salah satu pentolan suporter Persebaya, juga merasa kecewa dengan keputusan tersebut karena tidak bisa mendukung tim secara langsung dan menjalin hubungan baik dengan suporter lain.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan bahwa larangan ini diberlakukan karena sepak bola Indonesia sedang mengalami masa transisi setelah kejadian kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.
Kontroversi ini menunjukkan kompleksitas dalam mengatur kehadiran suporter dalam pertandingan away, sambil tetap mempertimbangkan keamanan dan keteraturan dalam dunia sepak bola Indonesia.












