Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Komunitas Tubing Serinjing, Ranseba, Kopi dan Rescoop, Upacara Hari Kemerdekaan di Sungai Serinjing

A. Daroini
×

Komunitas Tubing Serinjing, Ranseba, Kopi dan Rescoop, Upacara Hari Kemerdekaan di Sungai Serinjing

Sebarkan artikel ini

Kediri,Memo.co.id

Para komunitas Pare ini menggelar upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 di tengah aliran sungai Serinjing Dusun Sumber Biru Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Kamis (17/8/2017).

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif

Para komunitas yang tergabung ini meliputi Tubing Serinjing, Ranseba, Kopi dan Rescoop. Upacara yang dilakukan para komuntas ini untuk mengenang para jasa pahlawan yang rela berkorban memperjuangkan bangsa Indonesia dengan tulus Iklas.

Dalam upacara itu para peserta dan pemimpin serta dan pembina upacara diperankan oleh para komunitas. Cuaca yang sangat panas dan suara aliran sungai yang deras serta dipinggiran sekitar banyak kotoran sampah.

Baca Juga: H2+1 Lebaran 1447 H Daop 7 Madiun Catat Berangkatkan Lebih  17 Ribu Penumpang Dihimbau Bawa Bagasi Sesuai Aturan

Pembacaan Pancasila dan nyanyian lagu Indonesia Raya dinyanyikan serasa keras serta semangat. Bahkan pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan disuarakan secara keras.

Menariknya upacara di sungai itu. Pasukan pengibar bendera merah putih diantar menggunakan perahu kecil. Kemudian bendera merah putih itu diserahkan dan dikibarkan di tengah aliran sungai.

Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan

Arif Fauzi, menuturkan upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia itu bisa dilakukan dimana saja. Tidak hanya di lapangan besar.

” Kita ketahui di lapangan, di sawah dan di gunung banyak yang menggelar upacara. Dan semua tujuannya sama. Untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia,” tutur Arif.

Dijelaskan pria yang akrab disapa Arif Tubing ini. Sengaja upacara dilaksanakan di sungai yang kotor, agar para pemuda ini akan sadar diri tidak membuang sampah di tempat sembarangan.

“Sungai, hingga saat ini masih banyak sampah. Bahkan banyak orang yang tidak sadar kebersihan dan lingkungan hingga membuang sampah sembarangan,” jelas Arif Tubing.(eko/bs)