
OGAN KOMERING ILIR, Memo.co.id-
Baca Juga: Sidang Tipikor Ungkap Perusahaan Anggota DPRD dari PDIP Kediri, Borong Proyek Konsumsi hingga Laptop
Sungguh naas nasib yang dialami Alfitra (14). Pasalnya saat hendak menolong temannya Sahrul (14), justru Alfitra tewas tenggelam, di lokasi bekas galian di Kawasan Tanjung Senai, Desa Tanjung Putus, Kota Indralaya, Kabuapten Ogan Ilir, Senin (22/5), sekitar pukul 17.45 WIB.
Korban Alfitra merupakan warga warga Desa Kebun Raya, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), dan tercatat sebagai siswa MTS di Indralaya. Korban tewas Alfitra langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Ogan Ilir.
Baca Juga: Waspada Modus Baru Narkoba Cair Dalam Vape Incar Generasi Muda Indonesia
Informasi yang dihimpun yang menyebutkan, saat itu korban bersama tiga temannya yakni, Adit (16), Sahrul Munawir (13), dan Hendar Kasih (14) sedang lari sore menuju Tanjung Putus.
Karena merasa kelelahan, akhirnya mereka memutuskan untuk berenang dikolam tersebut. Saat berenang, rekannya Sahrul tenggelam dan seketika Alfitra menolongnya. Naas, justru korban Alfitra tenggelam dan tidak ditemukan.
Baca Juga: Kepergok Hendak Cabuli Nenek 82 Tahun, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Massa
Bersama polisi dan warga, akhirnya korban ditemukan dan langsung dibawa ke RSUD Ogan Ilir. Petugas RSUD berusaha menyelamatkan korban namun sayang nyawanya tidak tertolong.
Petugas Indentifikasi Polres OI Aipda Sigit Pratowo saat ditemui di RSUD OI mengatakan, korban bersama rekan-rekannya berenang di bekas galian.“Awalnya korban Alfitri hendak menolong rekannya Sahrul, lalu korban tenggelam dan baru ditemukan 30menit kemudian. Hingga kini kita masih melakukan penyelidikan,” singkatnya. (Syakbanudin-die)












