30 Anak SD, SMP, SMA Hingga Pegawai Ngosumsi Narkoba – 25 Tak Sadarkan Diri 1 Tewas

oleh

Kendari, Memo.co.id
Ini sudah darurat ! Kepala BNN Kota Kendari Murniati menegaskan narkoba yang beradar bebas di Kota Kendari sudah diluar batas, hingga mengakibatkan anak SD, SMP, SMA hingga pegawai sekolahan juga terkena imbasnya. “Ini sudah darurat,” ujar Murniati

Sebanyak 30 remaja dari dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA, hingga pegawai mengkonsumsi obat terlarang yang diduga jenis narkoba. Akibatnya 25 orang dilarikan ke rumah sakit dan 1 lainnya tewas.

Salah seorang remaja, NH mengaku telah mengkonsumsi obat terlarang itu 3 butir dalam sekali teguk. Dia juga mencampurkan obat dengan jenis Somadril, Tramadol, dan PCC. “Awal minum saya melayang, namun setelah sadar saya sudah berada di RSJ,” ujar NH di Kendari.

Kepala Rumah Sakit Jiwa Kendari, Abdul Razak mengatakan remaja keracunan obat itu dibawa bergantian ke rumah sakit. Mereka dibawa dalam kondisi tidak sadar dan hendak melukai diri sendiri. “Secara mental ada gangguan mental akibat mengkonsumsi obat, namun kita kasi obat penenang,” ujarnya.

Pihaknya juga segera mengambil langkah cepat untuk menangani korban karena rata-rata korban yang dibawa ke RSJ melukai dirinya sendiri.

Sementara itu Kepala BNN Kota Kendari, Murniati mengatakan Kota Kendari telah masuk dalam kategori darurat narkoba. Hal ini setelah adanya kasus 30 remaja yang mengkonsumsi obat terlarang tersebut. Pihaknya juga masih melakukan pengecekan langsung ke lapangan, karena laporan yang ia terima bahwa 30 korban tersebut berada di rumah sakit yang berbeda-beda. ( ed )