Dalam upaya pencarian, empat anjing pelacak diturunkan. Dua ekor berasal dari Polda Jawa Timur, sementara dua lainnya merupakan anjing relawan. Anjing-anjing ini diterjunkan lebih dulu sebelum tim lainnya tiba di titik utama longsor guna memaksimalkan area pencarian. “Jadi, lokasi titik utama longsor belum tersentuh alat berat dan lainnya. Nantinya, jika anjing pelacak mencurigai satu titik, akan kami tandai dengan bendera,” terang Didit.
Faktor cuaca, terutama hujan, masih menjadi tantangan serius. Jika hujan turun, petugas akan menghentikan sementara aktivitas di titik utama longsor. Petugas juga menyiagakan tim pemantau pergerakan tanah dari atas. “Kalau nanti ada pergerakan tanah, petugas akan meniup peluit dari atas sebagai peringatan,” pungkas Didit.Pencarian Longsor Trenggalek, Anjing Pelacak SAR, Evakuasi Trenggalek












