Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengkonfirmasi bahwa program pemberian makan siang dan susu gratis telah dibahas dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta.
Bahlil menjelaskan bahwa pembahasan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan RAPBN 2025, dan juga untuk mengakomodasi pasangan calon yang memiliki peluang besar untuk memenangkan pemilihan.
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta
Saat ini, KPU masih melakukan penghitungan suara Pilpres 2024. Meskipun begitu, berdasarkan hasil hitung cepat sementara, pasangan Prabowo-Gibran unggul atas pasangan Anies Baswesan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Pembahasan Program Makan Siang dan Susu Gratis dalam Sidang Kabinet Paripurna: Antisipasi Kelangsungan Program
Dalam keseluruhan sidang, pembahasan tentang program makan siang dan susu gratis menjadi salah satu topik utama yang dibahas. Langkah ini dianggap sebagai upaya antisipasi untuk memastikan kelangsungan program-program pemerintah tanpa terhenti saat pergantian kepemimpinan.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
Meskipun masih dalam tahap pembahasan, pemerintah tetap mengambil langkah proaktif untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan memastikan stabilitas program-program yang telah ada. Semua ini dilakukan dengan harapan agar transisi ke pemerintahan berikutnya dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan yang berarti.