Korban Deasy Tuwo adalah Kepala Laboratorium CV Yosiki, dia duga terpelesat ke dalam kadang saat memberi makan. Jasatnya tinggal kepala dan kaki, sisanya termakan oleh buaya itu. Yang menemukan pertama kali jasat Deasy adalah Erling Rumengan (37) wakil kepala jaga VII, Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, di dalam kolam penangkaran buaya.
Sebelumnya, Erling lagi mencari keberadaan korban yang juga Kepala Laboratorium CV Yosiki pada pagi itu. Dia mencari dan mengecek ke lokasi CV Yosiki, perusahaan pembibitan mutiara milik warga negara Jepang, Mr Ochiai.












