Example floating
Example floating
BirokrasiJatim

Wali Kota Malang Ungkap Rahasia Kuatnya Generasi Muda

×

Wali Kota Malang Ungkap Rahasia Kuatnya Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Malang Ungkap Rahasia Kuatnya Generasi Muda

MEMO,Malang:  Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan strategi unik dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.

Dalam sebuah workshop, ia menyoroti urgensi pendidikan karakter sebagai benteng pertahanan terhadap ancaman psikologis pada remaja. Dengan perkembangan teknologi yang mengkhawatirkan, langkah ini menjadi krusial.

Baca Juga: Gedung Baru Univ Islam Syekh Wasil Al Wasil Kota Kediri Diduga Salahi Bestek, Pejabat Belum Bisa Dikonfirmasi

Pendidikan Karakter Dijadikan Senjata Hadapi Ancaman Psikologis Remaja

Pemerintah Kota Malang semakin kuat dalam memperkuat pendidikan karakter guna mempersiapkan mental generasi muda dalam menghadapi tantangan besar di masa depan.

Ancaman penyakit psikologis yang mengincar para remaja merupakan hal yang perlu dihadapi dengan kewaspadaan.

Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung

Teknologi Maju Picu Tantangan Baru, Pemerintah Kota Malang Konsisten Pada Pendidikan Karakter

Wali Kota Malang, yaitu Sutiaji, menyampaikan hal ini ketika sedang menghadiri sebuah workshop yang bertujuan untuk memperkuat karakter para guru dan orang tua di SDN Tanjungrejo 2, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Acara ini berlangsung pada hari Jumat (11/8/2023).

“Saat ini, kita harus mempersiapkan mental anak-anak kita dengan baik. Terlebih lagi, di era saat ini, informasi baik maupun buruk dari luar bisa dengan mudah diakses, sedangkan di lingkungan kita masih dianggap sebagai hal yang tabu. Inilah alasan mengapa kita perlu memperkuat karakter anak-anak agar mereka memiliki mental yang kuat,” ujar Sutiaji.

Baca Juga: Syawalan 1447 H di Ponpes Wali Barokah, Dandim 0809/Kediri Pesankan Ini

Baginya, dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, jika kita tidak memperkuat kekuatan mental anak-anak, maka akan muncul dampak psikologis yang tidak diinginkan.

“Dampak psikologis ini bisa membuat mereka menghindar dari realitas. Oleh karena itu, masalah penyakit psikologis semakin meningkat karena karakter anak-anak yang belum cukup kuat. Ini bisa dilihat dari beberapa kasus bunuh diri yang terjadi baru-baru ini,” tambahnya.

Oleh karena itu, melalui pendidikan karakter, diharapkan bahwa anak-anak akan semakin siap secara mental dan mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman.