Memo, Jakarta
Skema penentuan nakhoda baru dalam usulan perubahan aturan bursa pemilihan ketua PBNU munas konbes 2026 mendadak jadi sorotan panas jelang hajatan besar kaum nahdliyin.
Aturan mengenai mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang krusial ini digoyang oleh usulan restrukturisasi syarat calon anggotanya.
Usul Dadakan dari Jawa Tengah
Langkah ini bermula dari surat resmi yang dikirimkan oleh pengurus wilayah jajaran ulama tertinggi.
Dokumen tersebut dikirim via aplikasi digital internal organisasi pada akhir Mei lalu.
“Ini bukan ide tim SC (Steering Committee) apalagi OC (Organizing Committee), ini ide PWNU Jawa Tengah yang masuk melalui digdaya,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, KH Suleman Tanjung.
Mengunci Syarat Anggota Dewan Pemilih
Pihak wilayah menilai roda kepemimpinan tertinggi NU idealnya ditentukan oleh figur yang benar-benar aktif di dalam roda organisasi.
Oleh karena itu, mereka meminta ada penyaringan ketat bagi para kiai yang masuk dalam dewan pemilih.
“Hal itu dapat dibaca di halaman 36-37 dokumen usulan PWNU Jawa Tengah,” jelas Suleman.
Isu Singkirkan Kiai Sepuh?
Tensi sempat meninggi karena muncul selentingan bahwa skenario ini sengaja dibuat untuk memangkas peran para ulama senior.
Banyak pihak mengira panitia sengaja membatasi ruang gerak tokoh-tokoh sepuh pesantren.
“Kalau ada yang ingin menyingkirkan kiai sepuh ya berarti siapa itu yang mengusulkan. Yang menarik, usulan ini ditandatangani oleh Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah. Semua orang tahu beliau berada di pihak mana,” tambah Suleman menyentil balik rumor tersebut.
Akhir dari Perdebatan Panas
Bagi internal jam’iyah, adu argumen seperti ini sebenarnya merupakan bumbu demokrasi yang lumrah terjadi.
Namun, demi menjaga kekondusifan suasana menjelang Munas-Konbes, tensi perdebatan akhirnya diredam.
Formulasi penambahan syarat yang mewajibkan anggota AHWA harus dari pengurus syuriyah resmi dan berbasis keterwakilan wilayah tersebut akhirnya diputuskan untuk dibatalkan.
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












