Example floating
Example floating
Humaniora

Update Terbaru Korban Mati Akibat Bencana Alam Sumatra Mencapai, 1178 Jiwa

A. Daroini
×

Update Terbaru Korban Mati Akibat Bencana Alam Sumatra Mencapai, 1178 Jiwa

Sebarkan artikel ini
Update Terbaru Korban Bencana Alam Sumatra

Dampak Kerusakan Infrastruktur Pasca Banjir Bandang Sumatra

Indonesia kembali berduka seiring dengan terus bertambahnya angka kehilangan nyawa akibat rentetan bencana hidrometeorologi yang menerjang daratan Sumatra.

Baca Juga: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Integritas, Hindari Korupsi dan Fokus Reformasi

Berdasarkan pemutakhiran data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini telah menembus angka 1.178 jiwa, sebuah angka yang menunjukkan betapa dahsyatnya skala bencana kali ini.

Kenaikan jumlah korban ini menyusul ditemukannya tambahan satu korban jiwa di wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Penemuan ini semakin memperpanjang daftar duka di tengah upaya pencarian yang masih dilakukan oleh tim SAR gabungan di titik-titik rawan. Fokus perhatian pemerintah saat ini tidak hanya pada evakuasi, tetapi juga pada pengelolaan ratusan ribu warga yang kehilangan tempat tinggal dan harus bertahan hidup di pengungsian.

Baca Juga: Imanuel Ebenezer Peringatkan Potensi Kriminalisasi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Oleh Mafia

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa Provinsi Aceh masih menjadi episentrum dampak paling mematikan dari bencana ini. Dari total korban jiwa tersebut, Aceh mendominasi statistik, disusul oleh Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Tak hanya korban jiwa, jumlah warga yang terpaksa mengungsi juga mencapai angka fantastis, yakni sekitar 242.174 orang secara total, di mana lebih dari 217 ribu di antaranya merupakan penduduk Aceh.

FAQ

Hingga data terbaru per Januari 2026, total korban meninggal dunia mencapai 1.178 orang yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Provinsi Aceh menjadi wilayah yang paling terdampak, baik dari jumlah korban jiwa maupun jumlah pengungsi yang mencapai lebih dari 200 ribu jiwa.

Pemerintah mulai memasuki tahap transisi untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk membangun hunian sementara dan memperbaiki infrastruktur publik.

Total pengungsi tercatat mencapai 242.174 orang, dengan mayoritas berada di Provinsi Aceh.