Salah satu kendala utama yang dihadapi UMKM adalah akses terhadap infrastruktur dan dukungan kebijakan yang lebih memihak. Banyak pelaku usaha kecil yang berjuang sendiri untuk mengembangkan bisnis mereka.
“Saya bertemu dengan anak-anak muda yang mampu mengekspor komoditas pertanian, tetapi mereka kesulitan memenuhi permintaan,” ungkapnya, mencontohkan adanya permintaan ekspor hingga dua kontainer per bulan yang sulit dipenuhi.
Baca Juga: Ratusan Ribu UMKM Kantongi Sertifikasi SNI di Awal Tahun 2025
Tri Mumpuni percaya bahwa keberhasilan UMKM dalam menembus pasar ekspor menunjukkan potensi besar sektor ini. Dengan dukungan yang tepat, UMKM dapat berkembang lebih pesat dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.
“Kita perlu fokus pada ekonomi kerakyatan di daerah-daerah terpencil. Penguatan sektor ini dapat menciptakan keseimbangan ekonomi yang lebih merata di seluruh wilayah,” jelasnya.
Baca Juga: Intip Bazar Murah UMKM yang Wajib Dikunjungi
Selain itu, pemberdayaan UMKM juga dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat, yang sangat penting untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan daya beli.












