Harianmemo.com
Ratusan orang dari Aliansi Ulama, Habaib dan Tokoh Jatim menggeruduk Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo, Selasa siang.
Baca Juga: Ketua DPRD Magetan Suratno Tersangka Kasus Korupsi Dana Pokir Ratusan Miliar
Pantauan beritajatim, massa aksi menggunakan satu mobil komando untuk orasi. Selain itu, bendera bergambarkan Habib Bahar dan Habib Rizieq dikibarkan oleh massa aksi.
Muhammad Taufiq, selaku koordinator lapangan mengatakan jika dalam aksi ini, pihaknya menginginkan agar Holywings ditutup permanen. Karena, menurutnya, Holywings hanya memiliki ijin resto namun berani menjual minuman keras (miras).
Baca Juga: Skandal Korupsi Dana Pokir DPRD Magetan Seret Sang Ketua Menuju Jeruji Besi
“Kita ingin penutupan Holywings secara permanen dan bukan sementara karena banyak Mudharatnya,” ujar Taufiq saat diwawancarai awak media di lokasi.
Menurut Taufiq, kesalahan Holywings dalam membuat promo berbau SARA merupakan kesalahan yang disengaja dan fatal. Menurutnya, pihak Holywings sudah memahami jika umat muslim dilarang untuk mengkonsumsi miras.












