Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Uang Ganti Rugi Tol Belum Lunas 100% , Buruh Tani Di Prambon Merana

Mulyadi Memo
×

Uang Ganti Rugi Tol Belum Lunas 100% , Buruh Tani Di Prambon Merana

Sebarkan artikel ini
IMG 20250428 230206

NGANJUK, MEMO – Proses pembayaran uang ganti rugi proyek tol Kertosono – Kediri ( Kerked) kepada warga terdampak di wilayah 2 kecamatan di Kabupaten Nganjuk ( Tanjunganom dan Prambon ) tersiar kabar belum 100% terbayar lunas.

Dari data sementara, terdapat puluhan bidang tanah pekarangan, sawah dan bangunan rumah penduduk belum terselesaikan oleh pihak penanggung jawab proyek negara ini. Akibatnya, tidak jarang para kades jadi sasaran kekesalan para warganya sendiri yang belum menerima uang segar dari pihak tol.

IMG20250428150144 scaled

Hal itu seperti dialami seorang buruh tani bernama Kaeran,69, ,warga Desa Sanggrahan RT 08 RW 03 Kecamatan Prambon, Nganjuk, Jawa Timur . Aset berupa tanah dan bangunan seluas 852 M2 miliknya belum ada kejelasan pasti kapan dirinya menerima uang ganti rugi yang sudah disepakati senilai Rp 1.813.727.335,- .

Keterlambatan pembayaran tersebut membuat keluarga besar Kaeran was was. Padahal pelepasan dan penyerahan tanah rumah dan sawah miliknya sudah ditandatangani melalui surat pernyataan sejak akhir bulan Maret 2024 silam.

IMG20250428150254 scaled

Kalau dihitung sampai hari ini seperti disampaikan Kaeran hampir sudah satu tahun lebih harta miliknya sudah dikuasai tol, namun ditunggu tunggu kapan dibayar tidak jelas jluntrungnya.

Yang lebih miris lagi diakui Kaeran juga bahwa dari 7 tetangganya yang kena pembebasan proyek tol seluruhnya sudah terbayar lunas. Hanya tinggal dirinya sampai sekarang belum terbayar.

” Sedoyo tanggi Kulo pun nampi yotro saking tol, kantun Kulo seng dereng,” ucap Mbah Kaeran dengan logat Jawa kromo Inggil.

IMG 20250428 230308 scaled

Untuk memastikan kapan dibayar disampaikan Mbah Kaeran juga sudah berkali kali menanyakan ke desa. Namun jawabanya tetap sama suruh sabar menunggu.

Sementara itu saat para awak media berusaha mengklarifikasi ke desa setempat terkait problem yang dialami Mbah Kaeran belum berhasil ketemu dengan Kades Sanggrahan,

IMG20250428145322 scaled

Diinformasikan juga, belum terbayarnya uang ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek tol Kertosono Kediri ini ternyata juga dialami sejumlah warga terdampak di wilayah Kecamatan Tanjunganom. Yaitu di Desa Ngadirejo, Sumberkepuh dan Desa Banjaranyar.

Hal itu sempat disampaikan salah satu perangkat desa di Desa Ngadirejo, Tanjunganom yang juga merangkap selaku Satgas proyek tol di desanya dihitung hampir 50 bidang lebih masih belum dibayar oleh pihak tol.

” Fakta ini menjadi delematis bagi pemerintahan desa. Pasalnya semua aduan protes semua tumpuhanya ke desa. Sementara pihak tol kalau dilapori dari bawah terkesan nglewes,” keluh salah satu pamong Ngadirejo yang enggan namanya disebut.

IMG20250428145218 scaled

Ditempat terpisah saat wartawan memo.co.id menghubungi Kartika selaku penanggung jawab proyek tol di wilayah Kabupaten Nganjuk belum ada respon. Berulangkali dihubungi lewat nomor WhatsApp nya belum terhubung.

Diiinformasikan juga ada kemungkinan pembayaran uang ganti rugi yang belum tuntas terbayar juga terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Prambon. Untuk mengetahui perkembangan informasinya tunggu edisi selanjutnya. ( Adi )

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini