Para penumpang diketahui berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Malang, Gondangwetan, Lekok, Rejoso, hingga Singosari. Mereka terdiri dari berbagai latar belakang, seperti pelajar, buruh, satpam, hingga nelayan. Perahu yang mereka tumpangi dinakhodai oleh Jalaludin dan Sahrul, yang selamat dari insiden tersebut dan kini tengah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Hingga hari ini, operasi pencarian terus berlanjut. Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, relawan, serta warga setempat masih menyisir wilayah perairan dengan penuh harap.
Baca Juga: Ketua DPRD Magetan Suratno Tersangka Kasus Korupsi Dana Pokir Ratusan Miliar
Tujuannya satu: menemukan seluruh korban agar keluarga mereka bisa mendapatkan kejelasan dan ketenangan dari kepedihan yang menggantung.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa keselamatan dalam perjalanan laut tak boleh dianggap sepele. Setiap nyawa yang hilang adalah kehilangan yang tak ternilai, dan setiap detik pencarian adalah bentuk ikhtiar kemanusiaan untuk mengembalikan mereka yang belum kembali.
Baca Juga: Skandal Korupsi Dana Pokir DPRD Magetan Seret Sang Ketua Menuju Jeruji Besi












