“Prabowo itu masih tetap dekat atau menjaga pangkalan Islam, tapi arahnya lebih ke Islam tradisionil,” katanya.
Qodari menjelaskan opsi yang diambil Prabowo benar-benar betul karena NU sebagai organisasi Islam dengan penganutnya terbanyak.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
“Ini menjadi ‘game changer’ untuk Pak Prabowo pada 2024,” ucapnya.
Awalnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto lakukan bersilahturahmi atau sowan ke 9 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) di Asrama Perguruan Tinggi (API) Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa tengah.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Prabowo berjumpa dengan 9 kiai sepuh berdasar belakang Nahdlatul Ulama (NU) ditemani Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar berunding berkenaan konsolidasi di antara Gerindra dan PKB pada Pemilihan presiden 2024 sekalian minta dan dengarkan saran dari 9 kiai sepuh.












