Ketiga, Jokowi mendorong komitmen negara-negara Asia Tenggara dalam menerapkan pembayaran digital. Ia mengatakan bahwa percepatan dalam hal ini perlu dilakukan melalui kerja sama antar lembaga keuangan.
Peran Asean Caucus dalam KTT APEC: Peningkatan Kekuatan dan Pengaruh
“Melalui forum ini, saya berharap kerjasama antara pemerintah dan dunia usaha dapat semakin bersinergi,” ujar Jokowi.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Di lain kesempatan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan bahwa pembentukan Asean Caucus diinisiasi oleh Indonesia yang saat ini menjabat sebagai ketua Asean. Menurutnya, kehadiran caucus ini akan mengukuhkan solidaritas negara-negara Asia Tenggara dan meningkatkan pengaruhnya di mata dunia.
“Di akhir pertemuan, Bapak Presiden (Jokowi) menekankan kepada semua anggota Asean Caucus untuk terus berkolaborasi guna menjaga kepentingan Asean di APEC serta mendukung visi Asean sebagai pusat pertumbuhan global. Hal ini sejalan dengan salah satu subtema keketuaan Indonesia di Asean, yaitu Asean sebagai pusat pertumbuhan,” ungkap Retno dalam keterangan pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Asean Caucus dan Kekuatan Baru Asean di KTT APEC 2023: Presiden Jokowi Menyoroti Sentralitas dan Stabilitas Kawasan
Presiden Jokowi menegaskan bahwa stabilitas kawasan adalah faktor penting yang memungkinkan suara Asean terdengar lebih jelas di berbagai forum internasional, termasuk APEC. Melalui Asean Caucus, komitmen untuk mempercepat transisi energi, mencapai netralitas karbon, dan mendorong pembayaran digital menjadi fokus utama bagi negara-negara anggota.
Diharapkan bahwa kerja sama antarlembaga keuangan dan sinergi antara pemerintah serta sektor bisnis akan semakin memperkuat peran Asean sebagai pusat pertumbuhan dunia.
Baca Juga: Seorang Pemuda Di Situbondo Dilaporkan Ke Polres Diduga Perkosa Ibu Muda | Memo Surabaya












