Example floating
Example floating
HukumPeristiwa

Tawuran Antarkelompok SMK: Pelaku Diamankan oleh Satreskrim Polres Semarang

Avatar
×

Tawuran Antarkelompok SMK: Pelaku Diamankan oleh Satreskrim Polres Semarang

Sebarkan artikel ini
Tawuran Antarkelompok SMK Pelaku Diamankan oleh Satreskrim Polres Semarang

“Pelaku yang berinisial AY (18) adalah seorang penduduk Tembalang, Semarang, dan juga merupakan alumni dari SMK tersebut. Korban, yang berinisial RS (19) adalah seorang penduduk Bawen, Kabupaten Semarang, dan juga telah lulus dari SMK tersebut,” ungkap Kasat Reserse Kriminal.

AKP Kresnawan menambahkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap para saksi untuk memastikan apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam peristiwa ini.

Baca Juga: Laksanakan Tugas Kemanusiaan, Babinsa Koramil 02 Pesantren / Kodim 0809 Kediri Amankan dan Evakuasi ODGJ di Kelurahan Tempurejo

Dampak Hukum Tawuran SMK di Semarang: Pasal-pasal yang Dikenakan kepada Pelaku

“Kami akan menjerat pelaku dengan Pasal 170 KUHP tentang melakukan tindakan kekerasan di muka umum, serta UU Darurat No. 12 tahun 1951 Pasal 2 ayat 1 tentang penggunaan senjata tajam,” tambah AKP Hussein.

Tawuran antar kelompok siswa SMK di Semarang telah mengakibatkan seorang korban luka-luka.

Baca Juga: Pasca Insiden Pengendara Sepeda Motor Tertemper KA Brantas di Perlintasan JPL 265 KM 172+762 Petak Jalan Kras–Ngadiluwih,PT KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Rambu Tanda Dahulukan Laju KA

Satuan Reserse Kriminal Polres Semarang berhasil menangkap pelaku tawuran tersebut, yang merupakan seorang alumni SMK dan penduduk Kota Semarang.

Polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang diduga digunakan dalam tawuran.

Baca Juga: Motif Cemburu, Pria di Tulungagung Nekat Bakar Rumah Pacar Hingga Kerugian Ditaksir Rp 300 Juta

Penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam peristiwa ini.

Tawuran antar kelompok siswa SMK menjadi perhatian serius bagi penegak hukum, dan para pelaku akan dikenakan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku.