Memo.co.id
Akibat tanah longsor, sebanyak 3 penambang emas tradisional di Kabupaten Murung Raya, tertimbun tanah longsior hingga tewas. Kejadian tersebut terjadi siang tadi di Desa Olong Hanangan Kecamatan Tanah Siang Selatan.
Saat peristiwa tersebut terjadi, ketiga penambangs edang melakukan kegiatan rutin mereka, yakni menambang emas di loobang tambang yang telah dibuatnya sensiri. Namun, tiba tiba tanah longsor dan menimbun tubuh ketiganya. Akibatnya, tubuh mereke tergencet dan teurug tanah longsoran dari atas.
Ketiga penambang emas tradiusional tersebut, diantaranya bernama Diban, Lamri, dan Reji. Ketigaganya tewas dan tidak bisa tertolong warga dan epnambang emas lainnya.
Ketika peristiwanya terjadi, ketiganya sedang melakukan penambangan emas di dalam lobang tambang yang dibuat mereka. Tiba-tiba saja tanah longsong dan mengubur mereka.
Dari kejadian itu, baru dua orang yang berhasil dievakusi, sementara satu orangnya masih dalam pencarian. Warga setempat dibantu pihak kepolisian, TNI, dan BPBD membantu warga melakukan pencarian.
Kapolres Mura AKBP I Gede Putu Widyana melalui Kasat Reskrim AKP Ronny M Nababan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, saat ini pihaknya membantu warga untuk melakukan pencarian satu orang penembang yang masih tertimbun tanah.
“Kita sedangkan melakukan pencarian terhadap satu orang korban yang masih tertimbun,” ujar Ronny M Nababan .
Salah seorang warga, Rudi juga menyebutkan bahwa saat ini warga beramai-ramai membantu penggalian lobang untuk mencari korban yang hilang tertimbun. “Masih dalam proses pencarian sampai malam ini di lokasi,” katanya. ( Ed )
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












