“Distribusi harus berjalan lancar. Jika ada pihak yang menghambat atau bermain curang, kami tidak akan ragu untuk menindak mereka sesuai aturan yang berlaku,” tegas Arief.
Pemerintah tidak hanya fokus pada stabilitas harga untuk konsumen, tetapi juga menjaga keseimbangan agar produsen tidak dirugikan. Keseimbangan harga antara produsen dan konsumen menjadi prioritas utama dalam kebijakan pangan jelang Ramadan.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Arief juga menyebutkan bahwa Sidang Isbat untuk menentukan awal Ramadan 2025 kemungkinan besar akan digelar pada 28 Februari. Meski belum diputuskan secara resmi, prediksi awal menunjukkan 1 Ramadan jatuh pada tanggal 1 Maret 2025.












