NGANJUK, MEMO – Kegiatan pengurukan lahan milik PT Mitra Abadi Sempurna ( MAS) yang ada di Desa Dawuhan Kecamatan Jatikalen, Nganjuk mendapat penolakan dan pemblokiran dari warga setempat. Aksi penolakan warga digelar pada siang hari ini ( Jumat,13/03/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Alasan kuat warga menolak kegiatan yang dituding belum mengantongi ijin ( bodong) tersebut karena belum adanya koordinasi ( sosialisasi) dari pihak owner ( pemilik) dengan lingkungan setempat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Begini Tanggapan Ketua DPD LDII Nganjuk.......

Satu lagi alasan warga menolak pengurukan milik PT MAS karena persoalan debu. Sudah berbulan bulan warga dihantui rasa was was takut terkena ISPA karena setiap harinya harus menghirup debu lembut dari tanah urukan.
Baca Juga: Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mengenang Kembali Perjuangan Terakhir Marsinah bagi Kaum Buruh
” Jika pihak perusahaan tetep nekat tidak ada etikat baik untuk rembukan dengan warga, hari ini juga harus ditutup ,” teriak Eko Sunarno salah satu tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Istiqomah, Sejak 1885 Tradisi Nyadran Di Desa Waung Tetap Eksis Tidak Luntur Digerus Jaman












