Pembangunan sentra kuliner ini juga menjadi bagian dari strategi besar Pemkot Kediri dalam memperkuat sektor UMKM pasca-pandemi. Dengan menyediakan lokasi strategis dan fasilitas yang mumpuni, pemerintah berharap omzet para pedagang dapat meningkat seiring dengan bertambahnya volume kunjungan masyarakat.
Selain itu, penataan ini juga bertujuan untuk meminimalisir penggunaan bahu jalan oleh pedagang kaki lima, sehingga arus lalu lintas di sekitar Pasar Banjaran menjadi lebih lancar dan tertib.
Baca Juga: KPK Selidiki Asal Muasal Uang Setoran Belasan Kepala Dinas Untuk Bupati Tulungagung
Kehadiran ikon kuliner baru ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Banyak warga yang mengapresiasi perubahan signifikan pada area tersebut, yang kini terasa lebih luas dan terbuka. Sentra Kuliner Pasar Banjaran kini siap menjadi destinasi utama bagi pemburu kuliner malam di Kediri, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam merawat memori kolektif masyarakat melalui penataan pasar yang lebih manusiawi dan berdaya saing.
Melalui peresmian ini, Pemkot Kediri optimis bahwa pertumbuhan ekonomi kreatif akan semakin bergeliat. Ke depan, kawasan ini diharapkan terus berkembang dengan berbagai inovasi produk kuliner unik yang menjadi ciri khas daerah. Dengan semangat “ngangeni”, Sentra Kuliner Pasar Banjaran siap menyambut siapa saja yang ingin mencicipi kelezatan masakan lokal dalam balutan suasana kota yang semakin maju dan berestetika.(Ad)












