Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Edy Winarya, juga menjelaskan bahwa festival ini bertujuan untuk mempromosikan warisan budaya tak benda yang ada di Kabupaten Sleman.
“Warisan budaya tak benda ini mencakup seni pertunjukan langentoyo, transportasi tradisional gerobak sapi, pertunjukan wayang topeng pedalangan, pertunjukan wayang orang, dan pameran keris,” jelasnya. (r-atb)
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Keseruan Festival Seribu Candi di Prambanan: Melestarikan Warisan Budaya Sleman
Festival Seribu Candi yang berlangsung di Prambanan telah sukses mencapai tujuannya dalam mempromosikan cagar budaya Candi Prambanan serta kekayaan budaya tak benda Sleman.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan yang meriah, tetapi juga mampu memberikan dampak yang signifikan dalam pengembangan, pelestarian seni, dan warisan budaya.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Dengan keseruan festival ini, masyarakat semakin menyadari pentingnya mencintai dan menjaga budaya lokal sebagai bagian dari karakter luhur yang harus dijaga di tengah peradaban global.












