“Kita nguri-nguri apa yang dicontohkan sesepuh pendiri pondok. Karena ini adalah tanggung jawab. Semoga menjadi amal saleh kita,” ujar Habib Ubaidillah.
Untuk diketahui, kegiatan tersebut dihadiri Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro. Termasuk Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Moh Amrodji Konawi dan Ketua DPD LDII Nganjuk H Murkani. Serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forpimda ) dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan ( Forpimcam) Kertosono.
Baca Juga: Pembagian MBG Untuk Kelompok 3B Tidak Merata, Perwakilan Kades Di Baron Protes SPPG
Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini juga dihadiri dari Kementrian Agama ( Kemenag) Kabupaten Nganjuk bersama jajarannya. Termasuk dari pengurus LAZISNU juga pemuda Banser Kecamatan Kertosono ikut menyaksikan berlangsungnya acara hingga selesai.
Dalam sambutannya Bupati Marhaen mengapresiasi kegiatan santunan tersebut. Karena sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.
Baca Juga: Apa Hak Korban Penganiayaan Di Bawah Umur ? Begini Tanggapan Aktifis Sosial Tanti Niswatin
“Mewakili pemerintah daerah, kami sampaikan terima kasih. Ini cerminan gotong royong dan kepedulian kita kepada saudara-saudara yang kurang beruntung,” jelas Bupati Marhaen.

Pada Ramadan 1445 Hijriyah tahun ini, santunan diberikan kepada kepada 300 orang dhuafa. Kemudian kepada 50 anak yatim.
Usai sambutan, Habib Ubaidillah, Bupati Marhaen, dan Wabup Trihandy didaulat menyerahkan santunan secara simbolis. Keesokan hari paket tersebut diberikan kepada masing-masing penerima di tempat yang sama dan buka puasa bersama.
Pantauan MEMO, acara buka bersama berlangsung gayeng. Usai berbuka, acara dilanjutkan sholat maghrib berjamaah. Suasana semakin cair saat makan bersama. Karena turut diikuti berbagai unsur organisasi masyarakat yang lain. Termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Kertosono. ( Adi )












