Example floating
Example floating
Peristiwa

Semar Maneges: Menyingkap Jati Diri dalam Laku Spiritual

Hafida Hakimatul
×

Semar Maneges: Menyingkap Jati Diri dalam Laku Spiritual

Sebarkan artikel ini

“Semar itu simbol rakyat. Tapi juga simbol keilahian. Jadi dia itu jembatan antara rakyat dan penguasa, antara manusia dan Gusti Allah,” jelas Wawan dalam sesi wawancara bersama RRI di acara pagelaran wayang bersih dusun di Dusun Krenceng, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jumat malam (25/7/2025).

Ternyata Semar Maneges memiliki makna dan simbol tertentu berupa ajakan untuk kembali ke diri, menyelami batin, dan memahami bahwa dalam dunia yang gaduh, diam pun bisa menjadi bentuk tertinggi dari pemahaman.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Dalam sebuah kisah , Semar tak hanya “maneges” atau menyatakan jati dirinya. Ia membuka adanya tabir: bahwa kebijaksanaan tidak selalu datang dari singgasana, dan bahwa kebenaran kadang berbicara dengan suara pelan, melalui sosok yang kerap disepelekan.

Kini, Wawan menuturkan, dalam pelestarian cerita seperti Semar Maneges sangat penting, khususnya untuk membangun karakter generasi muda melalui ajaran moral dan nilai kearifan lokal.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

“Wayang bukan sekadar tontonan, tapi juga tuntunan. Kita bisa belajar hidup dari cerita-cerita seperti ini,” Ujar Wawan.