Example floating
Example floating
Home

Rupiah Tertekan Dolar AS, Terjun 73,5 Poin, Apa Penyebabnya?

Avatar
×

Rupiah Tertekan Dolar AS, Terjun 73,5 Poin, Apa Penyebabnya?

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina, yang digagas oleh Trump, juga turut mempengaruhi sentimen pasar. Pemimpin Ukraina menyatakan bahwa kesepakatan damai sangat bergantung pada hasil perundingan serta dukungan berkelanjutan dari AS.

Dari dalam negeri, Ibrahim Assuaibi turut memperhatikan target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, yaitu sebesar 8 persen pada 2029. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 sekitar 5,3 persen, yang kemudian akan meningkat menjadi 6,3 persen pada 2026.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Untuk mendukung tercapainya target ini, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa penguatan kelas menengah di Indonesia sangat diperlukan. Saat ini, kelas menengah di Indonesia sudah mencapai 72,2 persen dari total populasi, memberikan kontribusi 82,3 persen terhadap konsumsi rumah tangga nasional pada 2023.

Menurutnya, semakin berkembangnya kelas menengah akan memberikan dampak positif dalam mengentaskan kemiskinan dan mengurangi jumlah penduduk yang rentan miskin.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum