Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Berita

Ratusan Pedagang Tolak Relokasi Pasar oleh Bupati Tulungagung

A. Daroini
×

Ratusan Pedagang Tolak Relokasi Pasar oleh Bupati Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Ratusan Pedagang Pasar Tolak Kebijakan Bupati Tulungagung
Ratusan Pedagang Pasar Tolak Kebijakan Bupati Tulungagung

Tulungagung, Memo

Ratusan pedagang pasar Campurdarat Tulunggaung menolaka kebijakan Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo, untuk merelokasi pasar. ratusan pedagang yang kios atau lapaknya terbakar, memilih lokasi yang sama untuk berjualan. Sikap penolakan para pedagang terkait dengan kelancaran jualan mereka.

” Kalau akan dipindah ke tempat lain, jelas sulit , mas. Bukan tidak mau. Siapa yang akan belanja ke lokasi baru,” kata Muslikhan, pedagang yang ikut bosnya jualan di lapak Pasar Campurdarat Tulungagung tersebut.

Dikaakan juga, para pedagang memilih bertahan di lokasi yang sama. Relokasi yang ditawarkan pemerintah, dipastikan akan memutus mata rantai antara pedagang degan pembeli.

Sebagaimana diberitakan Memo sebelumnya, pasar Campurdarat Tulungagung ludes dilahap si jago merah. Ratusan lapak milik pegang rata tanah akibat kobaran api. Kini, 60 lebih pedagang dan lapaknya di pasar itu tidak bisa digunakan lagi. Namun, beberapa pedagang sudah membersihkan dan memulai lagi dengan seadanya.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Tulungagung, Ahmad Muhiyono, mengatakan Pemkab memalui kebijakan Bupati Tulungagung telah mengeluarkan kebijakan untkuk merelokasi pasar, tidak jauh dari lokaasi asal.

Sebelumnya, dalam kunjungan ke pasar yang terbakar, Bupati Tulungagung akan memindahkan pasar ke dekat Polsek. namun, banyak pedagang yang menolak dna keberatan.

Menghetahui para pedagang menolak dan tidak mau direlokasi, Bupati Tulungagung memutuskan relokasi tidak keluar dari lokasi pasar. Akhirnya, Pemkab menyiapkan sembilan los yang berada di dalam area pasar, cukup untuk menampung 172 pedagang.

Belakangan ini, beberapa lokasi sudah dibersihkan. sebagian masih proses pembersihkan, karena banyaknya puing puing berserakan. Pembersihkan melibatkan TNI, Polri dan BPBD serta beberapa warga dan pedagang.

Sambil membersihkan dan merealisasikan los tersebit, para pedagang juga mempersiapkan dagangan untuk memulai berjualan lagi. Khususnya pedagang sayur sayuran. Pemkab merelokasi pasar, tetap di kompleks pasar tersebut ( mm )