Example floating
Example floating
Home

Rahasia Sukses Keuangan! Inklusi 85% tapi Literasi Hanya 49%?

Alfi Fida
×

Rahasia Sukses Keuangan! Inklusi 85% tapi Literasi Hanya 49%?

Sebarkan artikel ini
Rahasia Sukses Keuangan! Inklusi 85% tapi Literasi Hanya 49%?
Rahasia Sukses Keuangan! Inklusi 85% tapi Literasi Hanya 49%?

Dengan demikian, pentingnya edukasi dan perlu adanya kebijakan dari masyarakat, termasuk orang tua, untuk mengawasi anak-anak mereka agar memiliki perilaku keuangan yang rasional dan realistis.

Akses Mudah ke Keuangan, Namun Masyarakat Harus Lebih Paham

Pada awalnya, Aman menjelaskan bahwa teknologi keuangan (fintech), seperti pinjol, hadir untuk mengatasi kesenjangan yang ada di antara masyarakat yang sulit dijangkau oleh bank atau tidak memenuhi syarat untuk mengakses produk keuangan dari bank. Tujuan utama fintech adalah untuk memberikan fasilitas pembiayaan yang mudah dan cepat.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Aman juga menekankan bahwa idealnya, pinjaman seharusnya digunakan untuk kegiatan produktif. Jika digunakan untuk hal lain, peminjam juga harus memiliki rencana yang jelas untuk mengembalikan pinjaman tersebut.

Selain itu, Aman mengingatkan masyarakat untuk selalu memilih pinjol yang legal. Caranya adalah dengan menghubungi contact center OJK 157 untuk mengetahui apakah pinjol tersebut legal atau tidak.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Lebih lanjut, Aman mengungkapkan bahwa OJK akan meluncurkan program edukasi keuangan kepada masyarakat melalui para duta literasi keuangan pada tahun 2024. Program ini bertujuan untuk menciptakan individu yang teredukasi dan mampu menyebarkan pengetahuan keuangan kepada masyarakat sekitarnya. Hal ini akan menjadi program unggulan OJK pada tahun 2024 dan di masa mendatang.

Melangkah Maju: Menaklukkan Tantangan Literasi dan Inklusi Keuangan di Indonesia

Di masa depan, OJK berencana untuk mengintensifkan program edukasi keuangan dengan melibatkan para duta literasi keuangan pada tahun 2024. Hal ini akan menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan literasi keuangan di Indonesia.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"