Ini Rahasia Sebenarnya di Balik ‘Pernikahan’ Anak 10 Tahun! Terungkap!

Ini Rahasia Sebenarnya di Balik 'Pernikahan' Anak 10 Tahun! Terungkap!
Ini Rahasia Sebenarnya di Balik 'Pernikahan' Anak 10 Tahun! Terungkap!

MEMO

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang, Madura, memberikan klarifikasi terkait kasus yang viral di media sosial mengenai dugaan ‘pernikahan’ seorang anak berusia 10 tahun di daerah tersebut.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Wilayah Kemenag, Abdul Wafi, menegaskan bahwa yang terjadi bukanlah pernikahan dini, melainkan upacara pinangan. Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.

Kemenag Sampang Bantah Kasus Pernikahan Dini, Ini yang Terjadi Sebenarnya

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, yaitu Abdul Wafi, telah memberikan pernyataan mengenai kasus seorang anak berusia 10 tahun di salah satu desa di Kecamatan Robatal, Sampang, yang menjadi viral di media sosial karena dituduh melakukan pernikahan dini.

Abdul Wafi menjelaskan, “Perlu saya tegaskan bahwa ini bukanlah pernikahan dini, melainkan sebuah upacara pinangan. Kami telah melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan dua anak yang menjadi viral ini belum secara hukum dianggap sebagai pasangan suami istri,” ungkapnya pada hari Jumat (3/11).

Beliau menambahkan bahwa setelah kasus tersebut viral, pihaknya bersama pejabat kecamatan dan desa telah melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan apakah benar-benar terjadi pernikahan atau tidak.

Abdul Wafi menjelaskan lebih lanjut, “Ini adalah sebuah tradisi pinangan antara dua keluarga yang menjodohkan anak-anak mereka. Hal seperti ini merupakan bagian dari adat Madura,” katanya.

Tradisi Pinangan: Penjelasan dan Sosialisasi Kemenag untuk Masyarakat Madura

Lebih dari itu, Kementerian Agama (Kemenag) telah gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai batasan usia pernikahan. Mereka telah memberitahu bahwa seorang anak diperbolehkan menikah ketika mencapai usia 19 tahun ke atas.

“Kami telah melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat mengenai pernikahan dini dan mengingatkan bahwa usia minimal untuk menikah adalah 19 tahun,” tegas Abdul Wafi.

Pos terkait