Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, telah menegaskan pendapatnya terkait serangkaian serangan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang telah menyebabkan kematian beberapa prajurit.
Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi
Agus mengungkapkan bahwa dalam penanganan konflik di Papua, penting untuk menggunakan pendekatan smart power. Artinya, langkah-langkah kelembutan tetap menjadi prioritas utama sementara pendekatan kekerasan menjadi opsi terakhir.
Namun, menghadapi serangkaian serangan tersebut, Agus menyatakan bahwa menggunakan pendekatan kekerasan menjadi suatu pilihan yang harus diambil.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
“Kekerasan menjadi langkah terakhir, seperti yang telah mereka lakukan dengan serangan-serangan terhadap kita, maka kita akan menggunakan pendekatan kekerasan, begitulah,” ujar Agus di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, pada hari Jumat (1/12).
Strategi Panglima TNI Atasi Konflik Papua dengan KKB Bersenjata
Selain itu, Agus juga menyampaikan rasa duka cita atas kehilangan beberapa prajurit dalam baku tembak dengan KKB di wilayah Papua.