
Kediri Memo.co.id
Nasib yang menimpa para konsultan dan rekanan yang mengerjakan proyek di kota Kediri,sebagai leading sektor Dinas Pekerjaan Umum sangat tragis.pasalnya hingga saat ini rekanan serta konsultan hasil kerjanya belum terbayarkan.
Keseluruhan yang belum terbayarkan oleh pihak Pemerintah Kota Kediri sebanyak 136 baik rekanan ataupun konsultan yang mengerjakan proyek tersebut hingga sampai saat ini. Di tahun 2014 ada sebanyak 4 kontraktor sedangkan di tahun 2015 sebanyak 132 konsultan dan rekanan. Dari total 136 baik konsultan maupun rekanan diperkirakan sejumlah Rp 18 milliar yang belum di bayarkan oleh pihak Pemerintah Kota Kediri.
Dari keterangan nara sumber yang enggan di sebutkan namanya baik konsultan maupun rekanan ada sekitar 136 yang belum terbayar hingga saat ini. “Sekitar kurang lebih 136 konsultan maupun rekanan yang belum terbayar, “jelas nara sumber, Kamis 2/6/2016.
Lebih jauh lagi nara sumber yang juga rekanan menambahkan dari 136 yang belum terbayar dan di tahun 2014 ada 4 yang belum terbayar. “Total dari keseluruhan yang belum terbayar hingga saat ini sejumlah Rp 18 milyard baik ditahun 2014 maupun 2015 serta kita menunggu hingga Pengajuan Anggaran Kegiatan (PAK) bulan depan, “pungkasnya.
Sampai berita ini diturunkan kepala dinas PU Kota Kediri belum dapat dikonfirmasi karena sulitnya akses masuk ke dinas tersebut hanya ditemui staffnya yang mengatakan kepala dinas masih keluar. “Kepala dinas keluar kota mas gak ada ditempat, “tukasnya.
Kabag humas Pemkot Kediri Apip Pramana saat dikonfirmasi melalui via telpon mengenai hal tersebut juga tidak mau mengangkat telpon.(wing)











