Anggota TRC BPBD Bondowoso, Miftahul Ulum, membenarkan serta menegaskan bahwa kerusakan pohon dipicu adanya kebiasaan membakar sampah di sekitar tempat tersebut. “Pohon tumbang ini diakibatkan oknum tak bertanggung jawab yang membakar sampah sembarangan,” tegasnya.
Bahkan menambahkan, BPBD Bondowoso sebelumnya juga telah mengidentifikasi adanya sejumlah pohon rawan tumbang di sepanjang jalan dari pertigaan Koncer hingga Grujugan Lor. Namun pohon yang tumbang ini sebenarnya tidak termasuk dalam daftar rawan.
Selama sistem evakuasi yang dilakukan oleh petugas tempat, maka diperlakukan buka tutup jalan untuk mempermudah arus lalu lintas agar tidak menunjang kemacetan. Kini menyusun strategi dengan mengendalikan mobil dan motor yang saling bergantian untuk melintasi jalan tersebut. Motor dan mobil bergantian melewati sisi jalan yang tidak tertutup oleh pohon, dan proses evakuasi juga memakan waktu sekitar 1 jam.












