Example floating
Example floating
BLITAR

Progres Pembangunan Sejumlah Pustu Lewat DBHCHT Kabupaten Blitar Berjalan Lancar

Prawoto Sadewo
×

Progres Pembangunan Sejumlah Pustu Lewat DBHCHT Kabupaten Blitar Berjalan Lancar

Sebarkan artikel ini

Blitar, Memo.co.id

Pemerintah Kabupaten Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Tahun ini, percepatan rehabilitasi sejumlah Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) berjalan pesat, dengan progres mencapai 60 hingga 90 persen.

Baca Juga: SLHS Terbit, IPAL Diduga Abal-Abal: SPPG Tlumpu Dikepung Pertanyaan, OPD Kota Blitar Saling Lempar Tanggung Jawab

Rehabilitasi dilakukan di beberapa titik strategis, yakni Pustu Tumpakkepuh di Kecamatan Bakung, Pustu Midodaren di Kecamatan Kademangan, Pustu Kaulon di Kecamatan Sutojayan, serta Puskesmas Suruhwadang di Kecamatan Kademangan. Seluruh fasilitas tersebut tengah dibenahi agar mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih aman, layak, dan nyaman bagi masyarakat.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi perbaikan ruang pelayanan, pembenahan struktur bangunan, serta peningkatan fasilitas penunjang seperti ruang tunggu dan ruang pemeriksaan. Berbagai perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengalaman pelayanan bagi warga.

Baca Juga: Respons Cepat Polres Blitar, Arena Judi Sabung Ayam di Bajang Langsung Dibongkar

Pada tahun anggaran 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar menerima alokasi DBHCHT sebesar Rp15,2 miliar. Dari total anggaran tersebut, Rp1,68 miliar dialokasikan khusus untuk rehabilitasi infrastruktur kesehatan, yang menjadikannya salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Blitar, Muhdianto, memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target. “InsyaAllah proses pembangunan dan perbaikan dipastikan rampung pada akhir tahun 2025,” ujarnya, Minggu 16 November 2025.

Baca Juga: SPPG Tlumpu Disorot, Menu MBG di SMAN 1 Kota Blitar Dinilai Tak Layak, IPAL Bermasalah