Example floating
Example floating
Home

Potensi Gas Bumi Indonesia: Temuan Baru dan Infrastruktur Energi

Alfi Fida
×

Potensi Gas Bumi Indonesia: Temuan Baru dan Infrastruktur Energi

Sebarkan artikel ini
Potensi Gas Bumi Indonesia: Temuan Baru dan Infrastruktur Energi
Potensi Gas Bumi Indonesia: Temuan Baru dan Infrastruktur Energi

MEMO

Ditemukannya cadangan gas bumi yang signifikan di beberapa wilayah Indonesia membuka panorama cerah bagi industri energi. Temuan terbaru, termasuk cadangan besar di Geng North dan Blok Andaman II, menandai potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi energi di masa depan.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Cadangan Gas Indonesia Membuat Industri Bergairah

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan bahwa masa depan industri gas bumi di Indonesia terlihat cerah. Hal ini terjadi karena penemuan berbagai cadangan gas bumi baru-baru ini di beberapa wilayah di Indonesia.

Salah satunya adalah penemuan cadangan gas di Wilayah Kerja North Ganal, sumur Geng North-1 di Kalimantan Timur oleh Eni. Wilayah ini memiliki cadangan yang signifikan dengan perkiraan awal Gas in Place mencapai 5 triliun cubic feet (tcf).

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

“Kami bersyukur atas penemuan baru di Geng North, Eni berencana masuk pada tahun 2028, dengan cadangan lebih dari 5 TCF dan juga kondensat,” ungkap Arifin di Gedung Kementerian ESDM pada Jumat (5/1/2024).

Penemuan lainnya adalah di sumur Timpan-1 Blok Andaman II yang dioperasikan oleh Premier Oil. Saat ini, operator sedang melakukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan cadangan minyak dan gas bumi di blok tersebut dengan rencana pengeboran lanjutan.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Ada juga temuan di sumur eksplorasi Layaran-1 di Blok South Andaman, sekitar 100 kilometer dari pantai utara Sumatera, Indonesia oleh perusahaan energi dari Uni Emirat Arab (UEA), Mubadala Energy. Layaran-1 memiliki potensi cadangan mencapai 6 triliun kaki kubik (TCF) gas-in-place.