Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Society

Perjuangan Prajurit TNI Tembus Medan Ekstrem Demi Salurkan Listrik ke Desa Terisolir Aceh

A. Daroini
×

Perjuangan Prajurit TNI Tembus Medan Ekstrem Demi Salurkan Listrik ke Desa Terisolir Aceh

Sebarkan artikel ini
Prajurit TNI Tembus Medan Ekstrem Demi Salurkan Listrik ke Desa Terisolir
  • Prajurit TNI dan tim teknis PLN menempuh perjalanan berat selama tiga hari menuju lokasi bencana.

  • Akses jalan yang terputus total memaksa tim memikul genset berat melewati sungai dan perbukitan.

    Pendaftaran siswa baru
    kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng
  • Kehadiran listrik kini berhasil memulihkan aktivitas warga di Desa Sikundo pascabencana banjir.

Distribusi Genset Aceh Barat Lewati Jalur Perbukitan dan Sungai

Semangat kemanusiaan ditunjukkan oleh puluhan personel TNI yang rela bertaruh tenaga demi memulihkan fasilitas publik di wilayah terpencil.

Sebanyak 25 prajurit dari Kodim 0105/Aceh Barat dan Yonif 116/Garda Samudera melakukan aksi heroik dengan berjalan kaki selama tiga hari untuk membawa bantuan mesin pembangkit listrik (genset) ke daerah terdampak bencana yang terisolasi.

Aksi ini dilakukan karena akses transportasi darat menuju Desa Sikundo, Kecamatan Pante Cermin, Kabupaten Aceh Barat, mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Kondisi geografis yang sulit tidak menyurutkan langkah tim gabungan untuk memastikan warga kembali mendapatkan akses energi listrik yang sempat padam total selama beberapa waktu.

Perjalanan yang dimulai sejak pekan lalu ini bukanlah perkara mudah. Tim harus membawa beban berat berupa tiga unit genset beserta gulungan kabel instalasi listrik secara manual.

Mereka menyusuri tepian sungai yang arusnya masih cukup deras, mendaki empat bukit dengan kemiringan ekstrem, serta menghadapi lintasan jalan yang licin dan berlumpur akibat guyuran hujan yang masih sering turun di lokasi tersebut.

Kurangnya akses komunikasi dan sarana pendukung di tengah hutan membuat koordinasi antarprajurit dan lima orang teknis PLN menjadi kunci keberhasilan misi ini. Setiap langkah diperhitungkan secara cermat agar peralatan mesin yang dipikul tidak mengalami kerusakan sebelum tiba di titik tujuan. Jarak sejauh enam kilometer yang ditempuh selama tiga hari tersebut membuktikan betapa sulitnya menjangkau masyarakat di pelosok Aceh Barat pascabencana.

Setelah perjuangan panjang menembus rintangan alam, rombongan akhirnya tiba di Desa Sikundo. Tanpa membuang waktu, tim langsung melakukan instalasi dan pemasangan perangkat listrik. Sorak sorai dan rasa haru warga pecah saat lampu-lampu di pemukiman mulai menyala kembali pada malam harinya.

Kehadiran listrik ini sangat krusial, tidak hanya untuk penerangan, tetapi juga untuk mendukung operasional dapur umum dan koordinasi pemulihan di tingkat desa.

Sinergi antara TNI dan PLN dalam misi ini merupakan bagian dari instruksi pemerintah untuk mempercepat pemulihan infrastruktur vital di wilayah bencana.

Kerja keras para prajurit yang berjalan kaki sambil memikul beban berat ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam merespons kesulitan rakyat, bahkan hingga ke titik paling pelosok yang sulit dijangkau kendaraan sekalipun.

Meski pasokan listrik telah kembali normal di Desa Sikundo, upaya pemulihan jalan dan jembatan yang rusak masih terus dikebut oleh pihak terkait. Keberhasilan distribusi energi ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi warga untuk segera bangkit dan menata kembali kehidupan mereka setelah diterjang bencana alam.

 

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini