Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
BLITAR

Pengendara Tewas Tabrak Truk Tebu Gelap, Warga Desak RMI Benahi Sistem Antrean

Prawoto Sadewo
×

Pengendara Tewas Tabrak Truk Tebu Gelap, Warga Desak RMI Benahi Sistem Antrean

Sebarkan artikel ini

Warga menyebut setiap tahun keluhan yang sama selalu muncul, namun tidak pernah ada penyelesaian yang benar-benar tuntas.

Warga menuntut Pabrik Gula Rejoso (RMI) bertanggung jawab penuh atas penataan sistem antrean truk. Mereka meminta pabrik menyediakan kantong parkir yang layak dan aman, sehingga truk tidak perlu lagi menumpuk di bahu jalan umum.

Baca Juga: Optimalkan Pelaporan Digital, migrasi Blitar Intensifkan Pengawasan Orang Asing

Menurut warga, antrean liar ini bisa diatasi jika pihak pabrik menyiapkan manajemen distribusi yang lebih tertata. Mulai dari jadwal bongkar muatan, lokasi staging area, hingga kewajiban memasang lampu atau rambu pada setiap kendaraan.

Tak hanya kepada pabrik, tekanan juga diarahkan kepada pemerintah daerah dan pihak kepolisian. Masyarakat menilai perlunya langkah konkret berupa penertiban rutin, pengawasan ketat, hingga sanksi tegas bagi truk yang sengaja berhenti di tempat terlarang.

Baca Juga: Tak Sesuai Anggapan Publik, Harga Telur di Blitar Malah Lebih Tinggi dari Sejumlah Daerah

“Kami butuh tindakan nyata, bukan sekadar imbauan. Kalau terus dibiarkan, akan selalu ada korban baru,” ujar warga lainnya. **

 

Baca Juga: DPRD Kabupaten Blitar Lepas Kirab Brokohan Pancasila, Supriadi: Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan