Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Pemkot Kediri Gelar Sosialisasi dan Pengenalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Hafida Hakimatul
×

Pemkot Kediri Gelar Sosialisasi dan Pengenalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sebarkan artikel ini
Pemkot Kediri Gelar Sosialisasi dan Pengenalan Program Makan Bergizi

Kediri, Memo

Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melakukan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada segenap Masyarakat, pada selasa 15 Juli 2025. Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha (Gus Qowim), melaunching program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kategori 3B.

Baca Juga: Perkemahan Wirakarya Jatim 2026 Hadir di Kediri Pramuka Lakukan Renovasi Tiga Rumah Warga

Menurutnya, program ini adalah lanjutan dari kebijakan Presiden Prabowo dan sesuai dengan visi, misi, serta Sapta Cita Kota Kediri.

“Kondisi ibu hamil yang rentan, kebutuhan anak-anak balita untuk mendapatkan nutrisi yang seimbang untuk tumbuh sehat, serta kebutuhan ibu menyusui untuk nyaman menjadi alasan utama mengapa gizi yang memadai harus dipenuhi.

Baca Juga: Vonis Empat Tahun Penjara bagi Penganiaya Balita di Ngronggo Kediri Ini Alasan Hakim

Dengan memulai upaya ini sejak dini, saya yakin bahwa usaha membangun generasi Indonesia Emas pada tahun 2045 akan berhasil,” Ungkapnya.

Dengan harapan penuhpelaksanaan program tersebut dapat berjalan dengan lancar dan berhasil untuk menuju Indonesia emas, karena mngingat pentingnya upaya untuk pemenuhan gizi yang seimbang balita non-PAUD, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

Baca Juga: Aturan Baru Pilkades Kediri 2026 Akomodasi Calon Tunggal Bumbung Kosong Bisa Menang

Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, Arief Cholisudin, menyampaikan bahwa program MBG untuk kategori 3B tidak hanya ditujukan pada masyarakat menengah ke bawah, tetapi juga tersedia bagi semua kalangan.

Sampai saat ini, sudah ada 1. 176 orang yang menerima manfaat di 33 kelurahan di Kota Kediri dan siap menerima bantuan tersebut, meskipun belum mencakup seluruh wilayah kota. Harapannya ada penambahan mitra dari Badan Gizi Nasional (BGN) agar cakupan program ini bisa lebih luas.