Blitar, Memo.co.id
Pemerintah Desa (Pemdes) Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar, terus berkomitmen memberikan manfaat bagi warganya. Salah satunya melalui santunan kepada anak yatim piatu di wilayahnya.
Baca Juga: PUPR Kabupaten Blitar Siapkan Jalan Aman untuk Pemudik, 14 Titik Kerusakan Jadi Prioritas
Acara ini dilaksanakan di aula Kantor Desa Tambakrejo. Turut hadir Muspika Kecamatan Wonotirto, yang terdiri dari Camat, Kapolsek serta Danramil.
“Kami sangat bersyukur karena dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu yang hadir kemarin. Kami berharap bisa memberikan sedikit keceriaan bagi mereka, serta menjadi penyemangat untuk terus melangkah dengan penuh optimisme di masa depan,” ujar Kepala Desa Tambakrejo, Surani kepada wartawan Minggu (23/3/2025)
Baca Juga: Gerindra Blitar Rangkul Media di Ramadan, Perkuat Sinergi dan Komunikasi Publik
Dalam acara itu, ia mengaku juga sempat memberikan motivasi kepada anak-anak yatim piatu agar tetap semangat dalam menjalani hidup, dan terus berusaha untuk mandiri.
“Bagi adik-adik yang kemarin datang, jangan pernah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup. Kalian semua adalah anak-anak yang hebat. Dengan semangat serta ketekunan, masa depan yang cerah pasti dapat diraih,” pesannya.
Baca Juga: Dini Hari Mencekam di Udanawu, Ledakan Petasan Lukai Dua Remaja
Acara ini bukan hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Pemdes Tambakrejo terus berupaya menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Tentu kami berharap, bisa terus berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Ini juga merupakan agenda rutin yang diadakan Pemdes Tambakrejo,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menebar kebaikan, terutama di bulan Ramadhan ini.
Dengan suksesnya acara ini, Pemdes Tambakrejo berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa di masa mendatang.
“Semoga keberkahan dapat dirasakan oleh semua pihak, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan dan kasih sayang dari sesama,” pungkas Surani. **












