NGANJUK, MEMO –
Pekerjaan rehabilitasi jembatan di Desa Jogomerto Kecamatan Tanjunganom akhirnya sudah rampung dan bisa difungsikan. Itu terhitung sejak lima hari terakhir ini atau pasca selesainya pengerjaan pada minggu keempat di bulan November.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Begini Tanggapan Ketua DPD LDII Nganjuk.......
Dengan sudah dibukanya jembatan baru Jogomerto tersebut, para pengguna jalan baik kendaraan roda dua maupun roda empat sudah tampak lalu lalang melewati jembatan baru yang berukuran lebih besar dibandingkan jembatan sebelumnya yaitu 12 x 6 meter.

Baca Juga: Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mengenang Kembali Perjuangan Terakhir Marsinah bagi Kaum Buruh
Dengan perubahan kontruksi bangunan jembatan yang dikerjakan oleh CV ARYA GUNA WILIS tersebut terkesan lebih kokoh dan luas. Dan terpenting lagi, dengan pembangunan jembatan baru ini sudah tidak ada lagi persoalan banjir setiap musim hujan tiba.
Karena gorong gorong jembatan ditinggikan. Sehingga ketika debet air pasang tidak lagi tersumbat yang bisa mengakibatkan air permukaan sungai meluber ke jalan dan pemukiman penduduk.
Baca Juga: Istiqomah, Sejak 1885 Tradisi Nyadran Di Desa Waung Tetap Eksis Tidak Luntur Digerus Jaman













