Setiap bulannya, Tohar menyesuaikan jenis barang yang dijualnya dengan momentum perayaan yang ada. Sebelumnya, ia menjual pernak-pernik tahun baru, serta petasan dan hiasan merah untuk perayaan Imlek.
“Kalau bulan puasa ini, yang paling banyak dicari itu tas dengan tulisan hari raya atau hiasan tempel seperti ketupat dan masjid,” jelasnya.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan Enam Program Bansos Serentak Mulai April 2026
Para pembeli juga mengungkapkan alasan mengapa mereka memilih berbelanja langsung di Pasar Asemka. Melda (38), salah seorang pembeli, mengatakan bahwa ia lebih suka membeli ornamen di pasar ini karena lebih praktis dan harganya lebih murah.
“Saya lebih suka beli di sini karena harganya lebih terjangkau dan saya bisa melihat langsung kualitas barangnya. Kalau beli online kan harus menunggu pengiriman, kalau butuhnya mendesak, ya saya datang ke sini,” katanya.
Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat
Selain berbelanja untuk kebutuhan sendiri, Melda juga terkadang membuka jasa titip (jastip) untuk tetangganya yang juga mencari hiasan menjelang Lebaran.
Pasar Asemka memang dikenal sebagai salah satu destinasi belanja utama, terutama untuk mencari pernak-pernik atau kebutuhan rumah tangga. Para pedagang di kawasan ini umumnya menjual barang-barang yang sesuai dengan momentum perayaan, mulai dari Natal, Tahun Baru, Imlek, Lebaran, hingga persiapan tahun ajaran baru.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Terbaru Jelang Pencairan Tahap II April












