Example floating
Example floating
Home

Naik perahu dari “watu-watu” di Pantai Kenjeran

A. Daroini
×

Naik perahu dari “watu-watu” di Pantai Kenjeran

Sebarkan artikel ini
Naik perahu dari

Ya, Pantai Kenjeran memang terkenal khas kulinernya, seperti sate kerang, lontong kupang, ditambah degan yang langsung minum dari buahnya. Belum lagi berbagai jenis ikan asap yang membuat perut keroncongan.

Tak itu saja, berbagai macam kerupuk ikan siap dibawa pulang untuk oleh-oleh keluarga di rumah.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Di sepanjang jalan samping watu-watu, mereka berjualan. Pengguna jalan tidak terganggu, sebab mereka berada di pinggir, rapi dan tidak menimbulkan sampah.

Di liburan Lebaran tahun ini, di saat aktivitas wisata belum normal, watu-watu jadi laku. Tukang parkir bak ketiban durian runtuh. Pengunjung juga semakin ternyamankan dengan tidak sedikitnya fasilitas, seperti naik perahu dan naik kuda.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Naik perahu hanya Rp10 ribu per orang. Wisatawan dibawa berlayar, namun tetap di jarak aman karena ada batasnya.

Semakin sore, air laut bertambah surut. Tapi tetap kunjungan wisatawan tak mengerucut.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

“Alhamdulillah mas, kalau yang datang ramai, yang naik perahu juga ramai. Ya semoga meski pandemi, tapi pengunjungnya ramai. Asalkan protokol kesehatan terus dijaga,” kata Cak To, salah seorang nelayan pemilik perahu wisata. (*)
( sumber : antaranews,com )