Example floating
Example floating
BLITAR

Muncul Petisi Tangkap Anggota TP2ID Terkait Korupsi Dam Kali Bentak

Prawoto Sadewo
×

Muncul Petisi Tangkap Anggota TP2ID Terkait Korupsi Dam Kali Bentak

Sebarkan artikel ini

“Kalau terkait petisi itu, mohon maaf kami tidak bisa memberikan komentar. Yang jelas kami bekerja sesuai amanat undang-undang,” jawabnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, LSM Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) Blitar mendesak Kejari Kabupaten Blitar mengusut dan menbongkar dugaan keterlibatan TP2ID dalam kasus korupsi dam Kali Bentak Rp 4,9 miliar.

Baca Juga: Jairi Irawan Dorong Transformasi Pembelajaran di Era Digital

Karena dugaan keterlibatan tersebut sudah jelas nyata terlihat, dengan diperiksanya 3 orang anggota TP2ID dan adanya pengakuan salah satu tersangka.

Maka tidak ada alasan lagi bagi Kejari Blitar, untuk tidak membongkar dugaan keterlibatan TP2ID tegas Koordinator LSM GPI Blitar, Joko Prasetyo pada, Selasa (29/4/2025).

Baca Juga: Calon Ketua DPC GIBM Kabupaten Blitar Mundur, Bawa Serta Gerbong Pendukung

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam penyidikan dugaan korupsi dam Kali Bentak senilai Rp 4,9 miliar pada Dinas PUPR Kabupaten Blitar tahun 2023. Tim penyidik Kejari Kabupaten Blitar telah menetapkan 4 tersangka, serta memeriksa 35 orang saksi.

Keempat tersangka tersebut diantaranya 2 dari pihak rekanan pelaksana proyek dam Kali Bentak, Direktur CV Cipta Graha Pratama M Baweni dan tenaga administrasi, M Iqbal. Serta 2 dari ASN yaitu Sekretaris DInas PUPR, Heri Santosa (HS) dan Kabid SDA Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Hari Budiono alias Budi Susu (BS). Sementara Kepala Dinas PUPR, Dicky Cubandono yang mengajukan pensiun dini belum tersentuh.

Baca Juga: Pansus LKPJ Minta Parkir RSUD Mardi Waluyo Gratis untuk Ringankan Pasien

Penyidik juga telah memeriksa mantan Bupati Blitar periode 2021-2024, Rini Syarifah dan kakak kandungnya, M Muchlison yang juga anggota TP2ID serta menggeladah 2 rumahnya. **